Flutter Desktop: Menjalankan Aplikasi Flutter tanpa Emulator

Pada saat kita membuat aplikasi mobile umumnya memerlukan sebuah emulator khusus sesuai dengan sistem operasi mobile yang akan di kembangkan, begitu juga dengan Flutter yang dapat mengembangkan aplikasi mobile yang dapat langsung dijalankan pada Android dan iOS tentu memerlukan emulator juga.

Kabar baik untuk pengembang aplikasi mobile menggunakan Flutter, kini kita bisa menjalakan aplikasi tanpa harus menggunakan emulator khusus yang tentunya membutauhkan banyak memory.

Flutter Desktop adalah sebuah tools yang dapat digunakan layaknya sebagai emulator, sehingga aplikasi dapat langsung dijalankan sebagai aplikasi desktop. Flutter desktop bisa dijalankan beberapa operating sistem seperti Windows, Mac Os dan Linux.

Apa saja yang diperlukan agar dapat menjalankan aplikasi flutter desktop? berikut adalah langkah-langkah yang harus kita lakukan.

Persiapan

Sebelum memulai, perlu dipersiapkan terlebih dahulu peralatannya. Kita harus memastikan berada pada master channel dan mengambil pembaruan terakhir dari repository flutter. Lakukan perintah berikut:

flutter channel master
flutter upgrade

Kemudian jalankan perintah flutter doctor

flutter doctor

Dari tampilan diatas, terlihat bahwa belum ada device yang terkoneksi pada flutter sdk, karena secara default flutter tidak mengaktifkan dukungan untuk dekstop. Oleh karena itu kita perlu mengaktifkannya terlebih dahulu dengan menambahkan konfigurasi pada environment variable ENABLE_FLUTTER_DESKTOP=true

Jalankan perintah berikut pada terminal atau command line

Untuk pengguna mac os dan linux jalankan perintah berikut pada terminal

export ENABLE_FLUTTER_DESKTOP=true

Sedangkan untuk pengguna Windows sebagi berikut

// PowerShell
$env:ENABLE_FLUTTER_DESKTOP="true"

// cmd
set ENABLE_FLUTTER_DESKTOP=true

Note: Perintah diatas hanya berlaku pada command line yang aktif, apabila anda ingin konfigurasi secara permanen, silakan lakukan pada environment variable.

Selanjutnya jalankan perintah berikut untuk mengetahui apakah sudah terhubung dengan desktop emulator.

flutter devices

Terlihat bahwa sudah ada device yang terhubung yaitu desktop Linux.

Mencoba Menjalankan Aplikasi

Setelah konfigurasi selesai dilakukan, saatnya kita melakukan ujicoba. Perlu ada perubahan sedikit pada kode program agar aplikasi dapat berjalan dengan baik. Sebelum memcobanya pada aplikasi kita, ada baiknya mencoba contoh yang sudah ada terlebih dahulu untuk memastika konfigurasi kita sudah berhasil atau belum.

Baiklah, lakukan perintah berikut pada command line. Ingat pastikan anda sudah menginstall git.

git clone https://github.com/google/flutter-desktop-embedding.git
cd example

Dari contoh diatas kita bisa lihat struktur direktorinya sebagai berikut. Disitu terlihat ada beberapa folder khusus yaitu linux, windows dan macos.

Selanjutnya pada folder example tersebut, jalankan perintah beriku

flutter packages get

Selanjutnya langsung kita coba jalankan aplikasinya, dengan mejalankan perintah berikut

flutter run

Nah sekarang kita sudah berhasil melakukan ujicoba.

Berikut tampilannya

Selanjutnya buka file main.dart yang berada pada folder lib, kita bisa lihat ada sedikit perbedaan kode pada awal kode program seperti berikut.

import ‘dart:io’ show Platform;

import ‘package:flutter/foundation.dart’ show debugDefaultTargetPlatformOverride;

Dan pada awal fungsi main seperti berikut, ada penambahan kode debugDefaultTargetPlatformOverride = TargetPlatform.fuchsia;

void main() {
  // See https://github.com/flutter/flutter/wiki/Desktop-shells#target-platform-override
  debugDefaultTargetPlatformOverride = TargetPlatform.fuchsia;

  runApp(new MyApp());
}

Kode tersebut adalah melakukan override pada platform target aplikasinya.

Menjalankan Aplikasi yang pernah kita buat

Untuk menjalankan aplikasi yang sudah pernah kita buat sebelumnya, ada sedikit trik khusus yang perlu dilakukan. Tentu melakukan perubahan kode pada main.dart dengan menambahkan kode seperti diatas.

Tentu kita harus melakukan konfigurasi sederhana, ada dua cara yang pelu dilakukan sebagai berikut:

  • Copy folder sistem (windows, macos atau linux) yang berasal dari aplikasi example diatas pada root direktori aplikasi kita.
  • Sesuaikan file dependency yang diperlukan, bisa di lihat pada file pubspec.yaml

Selanjutnya jalankan perintah berikut

flutter packages get

Kemudian buka file main.dart, seuaikan kodenya seperti contoh diatas.

import 'dart:io' show Platform;

import 'package:flutter/foundation.dart'
    show debugDefaultTargetPlatformOverride;
import 'package:flutter/material.dart';

void main() {
  debugDefaultTargetPlatformOverride = TargetPlatform.fuchsia;

  runApp(new MyApp());
}

Kemudian kita coba jalankan dengan perintah flutter run

Demikian tutorial kali ini, selamat mecoba dan semoga berhasil.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *