Belajar Bahasa Pemrograman C++

Pada artikel kali ini kita akan belajar bahasa pemrograman yang populer dari awal kemunculannya hingga kini masih tetap eksis. Bahasa Pemrograman C++ termasuk bahasa pemrograman dasar yang populer terutama dalam materi-materi belajar Algoritma dan Struktur data.

Disini kita akan ulas teori-teori dasar dari bahasa pemrograman C++ dari awal untuk tingkat pemula dalam belajar Koding. Dimana materi dalam artikel ini akan dibuat secara berseri, mulai dari pengenalan sampai bisa membuat aplikasi sederhana.

Mengenal Bahasa Pemrograman C++

Awal tahun 1970an, seorang ilmuan bernama Bjarne Stroustrup, mulai mengembangkan bahasa pemrograman yang diberi nama C++ yang merupakan pengembangan atau turunan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman C.

Bahasa pemrograman C lahir dengan konsep prosedural, nah C++ hadir dengan konsep baru yang mengimplementasikan konsep pemrograman berorientasi objek atau OOP (Object Oriented Programming).

Konsep dasar bahasa pemrograman C adalah:

  • Data – bahan yang akan diolah, dan
  • Algorithm – metode atau langkah-langkah dalam mengolah data tersebut.

Dalam perkembangannya, konsep bahasa pemrograman prosedural dianggap sudah tidak efisien lagi untuk pengembangan aplikasi yang komplek. Karena terlalu banyak perulangan, percabangan dan penulisan kode yang banyak dan kemungkinan terjadi redudansi kode program.

Oleh karena itu, konsep bahasa pemrograman prosedural kemudian dikembangkan dengan konsep bahasa pemrograman berorientasi objek. Maka dari itu, bahasa C juga dikebangkan dengan mengadopsi konsep bahasa pemrograman berorientasi objek, sehingga diberinama dengan bahasa C++.

Persiapan Alat dan Bahan

Untuk memulai belajar bahasa C++, ada beberapa alat dan bahan yang perlu kita siapkan terlebih dahulu.

Yang pertama adalah compiler. Compiler adalah penterjemah kode program menjadi bahasa mesin yang siap di eksekusi oleh komputer. Dalam hal ini ada banyak kompiler C++ yang bisa kita gunakan, diantaranya adalah gcc(Gnu C Compiler) sedangkan untuk C++ maka menggunakan g++ (Gnu C Plus-plus Compiler), Borlan C++ Compiler, Turbo C++, Visual C++, dan lain sebagainya. Penulis merekomendasikan menggunakan produk Open Source yaitu g++.

Yang kedia adalah editor atau IDE (Integrated Development Environment). Sama halnya dengan compiler, IDE atau editor untuk bahasa C++ tersedia banyak sekali. Untuk text editor diantaranya adalah Notepad++, SublimeText, gEdit, Atom, Visual Studio Code, dan lain sebagainya. Sedangkan IDE diantaranya adalah Visual C++, Borlan C++, Turbo C++, IntellijIDEA, DEV C++, CodeBlock, dan lain sebagainya. Penulis menyarankan menggunakan CodeBlock.

Struktur Dasar Bahasa C++

Untuk memulai membuat kode program c++, perlu kita ketahui struktur dasar dari bahasa c++. Berikut ini adalah struktur dasar dari kode program bahasa c++.

#include <iostream>
int main()
{
   std::cout << "Welcome to C++";
   return 0;
}

Atau bisa juga ditulis seperti contoh berikut:

#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
    cout << "Welcome to C++";
    return 0;   
}

Perlu diketahui bahwa kode di atas adalah struktur dasar kode program bahasa C++, kedua kode diatas akan menampikan hasil data yang sama namun penulisannya saja yang sedikit berbeda.

Untuk memahami perbedaanya, mari kita pelajari materi selanjutnya.

Header dan Main Program

Header program adalah kode program yang kita perlukan untuk memanggil sejumlah file library pada C++ kedalam kode program yang sedang kita tulis. Dimana file library tersebut bisa kita buat sendiri atau library yang sudah disediakan oleh compiler C++.

Sedangkan Mian Program adalah kode program yang berada pada sub program main(), yang berisi kode yang akan dijalankan pertama kali.

Pada baris pertama kode diatas terdapat kode #include<iostream>. kode tersebut adalah header program yang memanggil file library iostream. iostream merupakan file library yang bertugas menangani masalah input/output stream pada layar console.

Pada kode tersebut, terdapat tanda # yang disebut sebagai preprocessor directive.

Preprocessor directive adalah perintah-perintah yang diberikan kepada compiler untuk melakukan definisi, misalnya untuk memasukkan file library, dan lain sebagainya.

Jika diperhatikan lagi kode diatas terdapat bari kode yang berisi perintah using namespace std; sedangkan pada contoh pertama tidak menggunakan perintah tersebut. Lalu apa perbedaanya?

Pada contoh kode pertama tanpa menggunakan namespace std, maka ketika memanggil fungsi cout misalnya harus menambahkan prefix std, sehingga kodenya menjadi std::cout.

Pada contoh kedua, kita tidak perlu lagi mengetikan prefix std pada pemanggilan fungsi cout, sehingga cukup ditulis cout saja.

Jadi intinya penggunaannya untuk memberitahukan kepada kompiler bahwa kita akan menggunakan semua fungsi, class atau file yang terdapat pada memori namespace std.

Berikut adalah contoh kode program sederhana untuk menghitung luas segitiga.

#include <iostream>
using namespace std;

int main() {
   int a, t;
   double luas;
   a = 5;
   t = 10;
   luas = (1/2) * a * t;
   cout << luas;
   return 0;
}

PENTING: Penulisan kode dalam bahasa C++ bersifat case sensitive.

Deklarasi Variable dan Konstanta

Variable adalah pengenal atau disebut juga identifier. Setiap variable harus di deklarasikan terlebih dahulu sebelum diberikan nilai. Untuk mendeklarasikan variable yaitu dengan menuliskan tipe data terlebih dahulu kemudian diikuti nama variabel. Dan berikut contohnya:

int a, t;
double luas;

Sedangkan konstanta adalah variable yang nilainya tidak dapat diubah-ubah. Penulisan konstanta mirip dengan variable hanya saja ditambahkan keyword const diikuti tipe data dan nama variable dan nilainya. Berikut contohnya:

const double phi = 3.14159;
const string newline = "\n";

Aturan dalam penulisan variable dan konstanta tidak boleh diawali dengan angka dan tidak boleh ada spasi didalamnya.

Untuk memahai lebih lanjut masalah variable dan tipe data, akan dipelajari pada materi terpisah. Silakan baca: Pengertian variable dan tipe data pada c++.

Menulis Komentar

Komentar adalah catatan atau dokumenasi yang ditulis oleh programmer untuk sebagai pengingat atau penjelasan ketika membaca sebuah baris kode.

Dalam bahasa C++ ada dua tanda yang dapat di gunakan untuk sebuah komentar:

  • Yang pertama ada tanda yang di gunakan untuk komentar satu baris saja, untuk tanda komentar satu baris, menggunakan tanda dua garis miring //.
  • dan yang ke dua tanda yang di gunakan untuk komentar lebih dari satu baris. Sedangkan untuk komentar lebih dari satu bari, menggunakan tannda /*… */.

Perhatikan contoh berikut:

//ini adalah komentar satu baris

/* ini adalah komentar
   beberapa baris */

Komentar dalam sebuah kode program tidak akan dieksekusi oleh compiler.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *